Jumat, 01 April 2011

command-command dasar untuk Distro Linux

command-command dasar untuk Distro Linux khususnya Distro Ubuntu

oke mari kita mulai....

sudo command – run command as root
sudo -s – open a root shell
sudo -s -u user – open a shell as user
sudo -k – forget sudo passwords
gksudo command – visual sudo dialog (GNOME)
kdesudo command – visual sudo dialog (KDE)
sudo visudo – edit /etc/sudoers
gksudo nautilus – root file manager (GNOME)
kdesudo konqueror – root file manager (KDE)
passwd – change your password Display
sudo /etc/init.d/gdm restart – restart X and return to login (GNOME)
sudo /etc/init.d/kdm restart – restart X and return to login (KDE)
(file) /etc/X11/xorg.conf – display configuration
sudo dexconf – reset xorg.conf configuration
Ctrl+Alt+Bksp – restart X display if frozen
Ctrl+Alt+FN – switch to tty N
Ctrl+Alt+F7 – switch back to X display System Services¹
start service – start job service (Upstart)
stop service – stop job service (Upstart)
status service – check if service is running (Upstart)
/etc/init.d/service start – start service (SysV)
/etc/init.d/service stop – stop service (SysV)
/etc/init.d/service status – check service (SysV)
/etc/init.d/service restart – restart service (SysV)
runlevel – get current runlevel Package Management¹
apt-get update – refresh available updates
apt-get upgrade – upgrade all packages
apt-get dist-upgrade – upgrade with package replacements;upgrade Ubuntu version
apt-get install pkg – install pkg
apt-get purge pkg – uninstall pkg
apt-get autoremove – remove obsolete packages
apt-get -f install – try to fix broken packages
dpkg –configure -a – try to fix broken packages
dpkg -i pkg.deb – install file pkg.deb
(file) /etc/apt/sources.list – APT repository list Network
ifconfig – show network information
iwconfig – show wireless information
sudo iwlist scan – scan for wireless networks
sudo /etc/init.d/networking restart – reset network for manual configurations
(file) /etc/network/interfaces – manual configuration
ifup interface – bring interface online
ifdown interface – disable interface Special Packages
ubuntu-desktop – standard Ubuntu environment
kubuntu-desktop – KDE desktop
xubuntu-desktop – XFCE desktop
ubuntu-minimal – core Ubuntu utilities
ubuntu-standard – standard Ubuntu utilities
ubuntu-restricted-extras – non-free, but useful
kubuntu-restricted-extras – KDE of the above
xubuntu-restricted-extras – XFCE of the above
build-essential – packages used to compile programs
linux-image-generic – latest generic kernel image
linux-headers-generic – latest build headers Firewall¹
ufw enable – turn on the firewall
ufw disable – turn off the firewall
ufw default allow – allow all connections by default
ufw default deny – drop all connections by default
ufw status – current status and rules
ufw allow port – allow traffic on port
ufw deny port – block port
ufw deny from ip – block ip address Application Names
nautilus – file manager (GNOME)
dolphin – file manager (KDE)
konqueror – web browser (KDE)
kate – text editor (KDE)
gedit – text editor (GNOME) System
Recovery – Type the phrase “REISUB” while holding down Alt and SysRq (PrintScrn) with about 1 second between each letter. Your system will reboot.
lsb_release -a – get Ubuntu version
uname -r – get kernel version
uname -a – get all kernel information
pwd “Print working directory” – show what dir you’re in.
ls List the contents of a dir.
ls -l List the contents of a dir and show additional info of the files.
ls -a List all files, including hidden files.
cd Change directory.
cd .. Go to the parent directory.
Examining files
Command Action
file Determine the type of a file.
cat Concatenate a file.
less View text files and paginate them if needed.
Manipulating files and directories
Command Action
cp Copy a file.
cp -i Copy a file and ask before overwriting.
cp -r Copy a directory with its contents.
mv Move or rename a file.
mv -i Move or rename a file and ask before overwriting.
rm Remove a file.
rm -r Remove a directory with its contents.
rm -i Ask before removing a file. Good to use with the -r option.
mkdir Make a directory.
rmdir Remove an empty directory.

Perintah LINUX Shell


Menggunakan perintah LINUX akan sangat membantu memodifikasi website Anda di server. Kebanyak perintah LINUX mempunyai beberapa pilihan dan parameters yang tidak bisa ditampilkan semua disini. Untuk informasi yang lebih komplit menggunakan perintah LINUX, Anda dapat melihatnya manual online dengan mengetikkan man [perintah] pada LINUX prompt, dimana "[perintah]" mengindikasikan informasi yang lebih banyak tentang perintah yang Anda inginkan. Perintah LINUX lainnya Anda dapat mengetikkan [perintah] -? dan [perintah] --help.
Contoh: man ls
Akan menampilkan dokumentasi dari perintah "LS".
Catatan: Pada kata yang di dalam kurung, seperti [perintah] atau [namafile], digunakan untuk mengindikasikan bahwa Anda harus mengisikan informasi yang diminta. JTanda kurung tidak perlu diikutsertakan.
________________________________________

Navigasi di UNIX
pwd Shows the full path of the current directory
ls Lists all the files in the current directory
ls -al Lists all files and information
ls –alR Lists all files and information in all subdirectories
ls -alR | more Same as ls –alR, pausing when screen becomes full
ls -alR > filename.txt Same as ls –alR, outputs the results to a file
ls *.html Lists all files ending with .html
cd [directory name] Changes to a new directory
cd .. Changes to directory above current one
clear Clears the screen
vdir Gives a more detailed listing than the "ls" command
exit Log off your shell
Memindah, Mengcopy dan Menghapus Files
mv [old filename] [new filename] Move/rename a file
cp [filename] [new filename] Copies a file
rm [filename] Deletes a file
rm * Deletes all files in current directory
rm *.html Deletes all files ending in .html
Membuat, Memindah, Mengcopy dan Menghapus Directories
mkdir [directory name] Creates a new directory
ls -d */ Lists all directories within current directory
cp -r [directory] [new directory] Copies a directory and all files/directories in it
Mencari Files dan Directories
find . -name [filename] -print Searches for a file starting with current directory
grep [text] [filename] Searches for text within a file
File dan Directory Permissions
0 = --- No permission
1 = --X Execute only
2 = -W- Write only
3 = -WX Write and execute
4 = R-- Read only
5 = R-X Read and execute
6 = RW- Read and write
7 = RWX Read, write and execute
chmod 604 [filename] Minimum permissions for HTML file
chmod 705 [directory name] Minimum permissions for directories
chmod 755 [filename] Minimum permissions for scripts & programs
chmod 606 [filename] Permissions for data files used by scripts
chmod 703 [directory name] Write-only permissions for public FTP uploading


installasi linux server
F.X Michael I B.K on February 21st, 2010
Untuk instalasi server, bisa pake pilihan Operating System apa aja, tergantung kebutuhan dan budget, OS yang tersedia antara lain:

1. Windows Server Family
Operating system buatan Micro$oft, bisa diliat dari $ nya, operating system ini mempunyai harga cukup mahal, dari sisi kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan, dan juga licensing dari OS ini. Budget dari OS Windows ini cukup besar, tetapi punya keuntungan kemudahan dalam sisi management, karena berbasis GUI. Kekurangannya cukup banyak jg, mengingat celah keamanan OS ini cukup banyak, dan juga rakus resource komputer.

2. Linux Server
Bersifat open source, tersedia banyak distro pengembang OS ini, antara lain RedHat, Suse, Debian, dll. Sistem operasi ini terkenal dengan "low budget" operating system, mengingat OS ini lebih bersifat teks mode (walaupun ada GUI) tapi untuk beberapa distro tertentu, GUI tidak merupakan pilihan default OS ini. Kelebihannya OS Linux murah, dan tidak rakus resource komputer. Kekurangannya, karena bersifat open source, jadi pengguna harus lebih berhati2 dalam menggunakan program2 karena source code nya tersedia banyak di internet.

3. FreeBSD Server
Hampir sama dengan Linux, hanya FreeBSD berbeda "core" dengan Linux, karena berbeda pengembang. FreeBSD adalah Free Version dari operating system BSD yang dikembangkan oleh Berkeley Software Development. Cukup tangguh, tapi masih banyak yang menganggap OS ini cukup kaku dan sulit, padahal tidak jauh berbeda dari Linux.

4. BSDi
Termasuk OS mahal, tetapi cukup tangguh dan reliable.

5. SunOS
Idem sama BSDi

6. OS/2
Mahal dari sisi licensi, buatan IBM, tapi merupakan salah satu OS yang handal juga.
dan masih banyak OS lainnya, yang akan saya bahas disini adalah OS Linux.

Yang perlu diperhatikan untuk melakukan instalasi Server Linux:

1. Siapkan OS Linux, silahkan pilih distro yang diinginkan bisa Slackware, Debian, Suse, atau RedHat. Masih banyak distro lainnya, tp untuk yang aman sih saya sarankan distro diatas karena sudah teruji kelayakan nya.

2. Linux mempunyai filesystem yang berbeda dengan OS lain, untuk instalasi OS ini, Linux menggunakan filesystem utama ext2, ext3, reiserfs(optional), dan swap. Untuk membuat filesystem dilinux, dalam teks mode dapat menggunakan perintah "cfdisk" atau "fdisk".
Filesystem utama yang dibutuhkan linux yaitu:
- Linux swap, ukuran 2x dari ukuran RAM (list dari id filesystem ini adalah 82)
- Linux yang akan digunakan sebagai root filesystem (filesystem utama, atau Drive C), dibuat sebagai Primary Partition. jumlahnya bebas, tp yang perlu diingat, full instalasi OS Linux membutuhkan sekitar 10Gigabytes, jadi pastikan root filesystem anda mempunyai ukuran 10Gbytes.
- Linux yang akan digunakan sebagai partisi tambahan (seperti drive D, E, dst), dibuat sebagai Primary/Extended Partition.
Linux tidak mengenal Drive, seluruh partisi yang dibuat akan diletakkan di suatu tempat, yang bernama "mount point".
Semisal ada 3 partisi yang anda buat, 1 nya adalah Linux swap, 2 lainnya dapat diletakkan di mount point utama "/" atau Drive C, kemudian lainnya dapat diletakkan di mount point lain seperti "/home". "/var", dsb.

Referensi lengkap tentang filesystem, dapat anda baca di http://tldp.org/HOWTO/Partition/

3. Tidak semua distro Linux menggunakan fasilitas GUI pada saat instalasi, ada yang bersifat teks mode, seperti Slackware. Distro lainnya seperti Redhat, Debian dan Suse sudah menggunakan GUI pada saat instalasi. Pastikan anda familiar dengan perintah2 dasar linux.

Referensi lengkap tentang perintah dasar linux, silahkan lihat di http://www.comptechdoc.org/os/linux/usersguide/linux_ugbasics.html

4. Linux memberi nama hardware/device dengan istilah yang berbeda, tidak seperti Windows. Untuk dapat melihat suatu device harddisk misalnya, linux memberi nama dengan istilah "dev". Untuk harddisk ATA/IDE, linux memberi nama harddisk tersebut /dev/hdx, dimana x tergantung dimana harddisk tersebut tersambung, apakah di primary master, atau di primary slave, secondary master atau di secondary slave. Urutannya adalah:
- Primary Master (ATA): /dev/hda (SCSI/SATA): /dev/sda
- Primary Slave (ATA): /dev/hdb (SCSI/SATA): /dev/sdb
- Secondary Master (ATA): /dev/hdc (SCSI/SATA): /dev/sdc
- Secondary Slave (ATA): /dev/hdd (SCSI/SATA): /dev/sdd
Pada linux, harddisk/drive akan di"mount" pada suatu tempat yang disebut "mountpoint". Untuk versi GUInya, akan lebih mudah membaca isi drive/harddisk.

Untuk mengecek apakah hardware komputer anda teridentifikasi dengan benar oleh OS Linux, gunakan perintah "dmesg | more" untuk melihat informasi identifikasi hardware oleh OS Linux. Pastikan seluruh hardware anda sudah teridentifikasi dengan benar oleh Linux, sehingga proses Instalasi dapat berjalan lancar.

Referensi Informasi tentang perintah dmesg: http://www.linfo.org/dmesg.html

6. Jika memang hardware yang dipakai tidak didukung oleh Os Linux, silahkan coba cari drivernya dahulu untuk versi Linux, karena driver hardware untuk versi Windows berbeda dengan Linux. Cara instalasi driver untuk Linux cukup sulit, paling nggak, coba cari di google.com untuk instalasi driver dari hardware bersangkutan.

7. Paling nggak, bisa bahasa Inggris dikit2, ini membantu karena tutorial lengkap mengenai linux dan troubleshootingnya banyak dalam bahasa Inggris.

Nih sedikit banyak referensi untuk Install Server Linux sayangnya dalam bahasa Inggris:
http://www.yolinux.com/TUTORIALS/LinuxTutorialRedHatInstallation.html












Open Office 3.0 Final telah resmi direlease pada hari Senin, 13 Oktober 2008, tapi sebelum itu file instalasinya sudah diupload di berbagai server di seluruh dunia. Aku mengintall Open Office di Ubuntu 8.04 Hardy Heronku.. semoga berhasil.

Langkah pertama adalah melakukan proses uninstall pada Open Office versi sebelumnya :

sudo apt-get remove openoffice*.*

Sedangkan langkah Instalasinya adalah

Install Open Office 3.30 Final pertama-tama dimulai dengan perintah pengambilan paket instalasi di Link atau mirornya. ( tersedia juga di Link)

* Perintah download paket instalasi pada terminal (besar file instalasi adalah 147 M):

wget http://kambing.ui.edu/openoffice/stable/3.0.0/OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

* Lakukan untar file

tar -xvzf OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

* buka direktori

cd OOO300_m9_native_packed-1_en-US.9358/DEBS/

* lakukan Perintah Instalasi

sudo dpkg -i *.deb

Sekarang kita perlu membutuhkan perintah untuk memasukan Open Office pada menu :

cd desktop-integration
sudo dpkg -i *.deb

Tidak ada komentar: