Jumat, 05 Agustus 2011

paket internet smart agustus

premium 384 kbps                             regular 156kbps

harian      *123*3*2*1 tlp
sms data spasi unl1

bulanan   *123*3*2*30                     bulanan  *123*3*3*30*0


double speed
SMS      -> data  (spasi) double   kirim ke 123 free pulsa 100rebu

premium booster1 1    mbps   harga 3000    sms   data (spasi) turbo1
prmium boster2     3.1 mbps  harga 5000    sms    data (spasi) turbo2




Nomor Smartfren anda 8818030892.Internet sepuasnya berlaku s/d 02/03/2012 pulsa 120 rebu

registrasi one registration untuk dapat paket smart special
kirim sms " data spasi reg kirim ke 123 biaya 20ribu

 Anda telah berlangganan SmartFren Connex Premium Monthly (up to 384 Kbps),
Nomor Smartfren anda 8818030892.Internet sepuasnya berlaku s/d 01/02/2012
  7.36.27      
tanggal pengaktipan Time: 03/01/2012     7:36:27



paket internet smart

lalay_driyana

Senin, 25 April 2011

instal windows via hardisk exsternal




Picture


Kalo biasanya install windows dari CD/DVD & UFD, kali ini installnya dari HDD ext.

Cara ini lebih gampang daripada install dari UFD, ga pake program tambahan segala, & lbh cepet.
File2 di HDD ext pun ga usah di apus dulu (tp sebaiknya dibuat backup dulu lah, buat jaga-jaga aja)

Langsung ajalah caranya, disini saya pakai contohnya DVD windows 7:
1. Copy aja semua isi DVD installer windows ke dalam HDD ext. (copy ke root, jgn dimasukin ke folder)
(Kalo yg dvdnya msh file *.iso, mount dulu pk daemon/alcohol)

2. Setelah dicopy semua, rename file “bootmgr” di HDD ext jadi “ntldr”
Picture
3. Buka ctrl panel->administrative tools-> computer management->disk management, arahkan ke partisi HDD ext. klik kanan pilih “mark partition as active”
Picture
4. Restart komputer & masuk ke bios. 5. Arahkan bios untuk first booting dari HDD ext, abis tu save & exit deh. (intinya, cari dibagian boot, first boot diganti ke HDD ext)

6. Setelah itu komputer akan boot dr HDD ext. anda dan instalasi windows pun mulai.

7. Install seperti biasa anda menginstall windows dari CD/DVD.

(kalau instalasi windows sudah sampai tahap restart, segera ganti setting bios utk first boot device dari HDD PC anda, jgn ke HDD ext lagi, & HDD ext. nya jgn dicabut dulu)

8. Habis restart, instalasi pun akan berlanjut. (Kalau misalkan instalasi windows menanyakan source, browse saja ke HDD ext.)

9. Lanjutkan instalasi sampai selesai, beres deh.

Jumat, 01 April 2011

mengembalikan task manager

Seperti halnya mengembalikan atau menampilkan Folder Options yang hilang, atau Run begitu juga dengan Task Manager yang tidak bisa di tampilkan karena sengaja disembunyikan oleh admin komputer maupun karena serangan virus.
Bila komputer anda mengalami masalah Task Manager tidak bisa di tampilkan dan pada saat anda menekan CTRL + ALT + DEL (tanpa plus) muncul pesan seperti berikut




sudah tentu bahwa DWORD value dalam regedit yang bernilai 0 (nol) sudah di ubah menjadi 1 (satu), nah untuk mengembalikannya ikuti langkah-langkah berikut :

Langkah pertama

Ini dilakukan dengan asusmi bahwa komputer anda sudah terbebas dari virus (lakukan pembersihan virus pada komputer anda terlebih dahulu)
Masuk regedit dengan cara ketik
regedit pada run menu, caranya klikstart - run kemudian ketik regedit dan tekan Enter atau klik OK

Langkah kedua

Klik menu
Edit kemudian pilih Find dan ketikkan kataDisableTaskMgr (penulisan tidak tegantung huruf kecil/besar) kemudian klik Find Next hingga menemukan data seperti berikut

bila sudah menemukan data seperti di atas maka ikuti langkah berikut ini

Langkah ketiga

Mengubah Value data
DisableTaskMgr dengan cara double klik pada kata DisableTaskMgr dan ubah angka 1 (satu) menjadi 0 (nol) dan tekan ENTER atau klik OK dengan maksud agar Task Manager dienable kan

Langkah keempat

Tutup regedit dan coba tekan CTRL + ALT+ DEL (tanpa plus ya..)

Baca juga :

Selamat mencoba semoga bermanfaat...

command-command dasar untuk Distro Linux

command-command dasar untuk Distro Linux khususnya Distro Ubuntu

oke mari kita mulai....

sudo command – run command as root
sudo -s – open a root shell
sudo -s -u user – open a shell as user
sudo -k – forget sudo passwords
gksudo command – visual sudo dialog (GNOME)
kdesudo command – visual sudo dialog (KDE)
sudo visudo – edit /etc/sudoers
gksudo nautilus – root file manager (GNOME)
kdesudo konqueror – root file manager (KDE)
passwd – change your password Display
sudo /etc/init.d/gdm restart – restart X and return to login (GNOME)
sudo /etc/init.d/kdm restart – restart X and return to login (KDE)
(file) /etc/X11/xorg.conf – display configuration
sudo dexconf – reset xorg.conf configuration
Ctrl+Alt+Bksp – restart X display if frozen
Ctrl+Alt+FN – switch to tty N
Ctrl+Alt+F7 – switch back to X display System Services¹
start service – start job service (Upstart)
stop service – stop job service (Upstart)
status service – check if service is running (Upstart)
/etc/init.d/service start – start service (SysV)
/etc/init.d/service stop – stop service (SysV)
/etc/init.d/service status – check service (SysV)
/etc/init.d/service restart – restart service (SysV)
runlevel – get current runlevel Package Management¹
apt-get update – refresh available updates
apt-get upgrade – upgrade all packages
apt-get dist-upgrade – upgrade with package replacements;upgrade Ubuntu version
apt-get install pkg – install pkg
apt-get purge pkg – uninstall pkg
apt-get autoremove – remove obsolete packages
apt-get -f install – try to fix broken packages
dpkg –configure -a – try to fix broken packages
dpkg -i pkg.deb – install file pkg.deb
(file) /etc/apt/sources.list – APT repository list Network
ifconfig – show network information
iwconfig – show wireless information
sudo iwlist scan – scan for wireless networks
sudo /etc/init.d/networking restart – reset network for manual configurations
(file) /etc/network/interfaces – manual configuration
ifup interface – bring interface online
ifdown interface – disable interface Special Packages
ubuntu-desktop – standard Ubuntu environment
kubuntu-desktop – KDE desktop
xubuntu-desktop – XFCE desktop
ubuntu-minimal – core Ubuntu utilities
ubuntu-standard – standard Ubuntu utilities
ubuntu-restricted-extras – non-free, but useful
kubuntu-restricted-extras – KDE of the above
xubuntu-restricted-extras – XFCE of the above
build-essential – packages used to compile programs
linux-image-generic – latest generic kernel image
linux-headers-generic – latest build headers Firewall¹
ufw enable – turn on the firewall
ufw disable – turn off the firewall
ufw default allow – allow all connections by default
ufw default deny – drop all connections by default
ufw status – current status and rules
ufw allow port – allow traffic on port
ufw deny port – block port
ufw deny from ip – block ip address Application Names
nautilus – file manager (GNOME)
dolphin – file manager (KDE)
konqueror – web browser (KDE)
kate – text editor (KDE)
gedit – text editor (GNOME) System
Recovery – Type the phrase “REISUB” while holding down Alt and SysRq (PrintScrn) with about 1 second between each letter. Your system will reboot.
lsb_release -a – get Ubuntu version
uname -r – get kernel version
uname -a – get all kernel information
pwd “Print working directory” – show what dir you’re in.
ls List the contents of a dir.
ls -l List the contents of a dir and show additional info of the files.
ls -a List all files, including hidden files.
cd Change directory.
cd .. Go to the parent directory.
Examining files
Command Action
file Determine the type of a file.
cat Concatenate a file.
less View text files and paginate them if needed.
Manipulating files and directories
Command Action
cp Copy a file.
cp -i Copy a file and ask before overwriting.
cp -r Copy a directory with its contents.
mv Move or rename a file.
mv -i Move or rename a file and ask before overwriting.
rm Remove a file.
rm -r Remove a directory with its contents.
rm -i Ask before removing a file. Good to use with the -r option.
mkdir Make a directory.
rmdir Remove an empty directory.

Perintah LINUX Shell


Menggunakan perintah LINUX akan sangat membantu memodifikasi website Anda di server. Kebanyak perintah LINUX mempunyai beberapa pilihan dan parameters yang tidak bisa ditampilkan semua disini. Untuk informasi yang lebih komplit menggunakan perintah LINUX, Anda dapat melihatnya manual online dengan mengetikkan man [perintah] pada LINUX prompt, dimana "[perintah]" mengindikasikan informasi yang lebih banyak tentang perintah yang Anda inginkan. Perintah LINUX lainnya Anda dapat mengetikkan [perintah] -? dan [perintah] --help.
Contoh: man ls
Akan menampilkan dokumentasi dari perintah "LS".
Catatan: Pada kata yang di dalam kurung, seperti [perintah] atau [namafile], digunakan untuk mengindikasikan bahwa Anda harus mengisikan informasi yang diminta. JTanda kurung tidak perlu diikutsertakan.
________________________________________

Navigasi di UNIX
pwd Shows the full path of the current directory
ls Lists all the files in the current directory
ls -al Lists all files and information
ls –alR Lists all files and information in all subdirectories
ls -alR | more Same as ls –alR, pausing when screen becomes full
ls -alR > filename.txt Same as ls –alR, outputs the results to a file
ls *.html Lists all files ending with .html
cd [directory name] Changes to a new directory
cd .. Changes to directory above current one
clear Clears the screen
vdir Gives a more detailed listing than the "ls" command
exit Log off your shell
Memindah, Mengcopy dan Menghapus Files
mv [old filename] [new filename] Move/rename a file
cp [filename] [new filename] Copies a file
rm [filename] Deletes a file
rm * Deletes all files in current directory
rm *.html Deletes all files ending in .html
Membuat, Memindah, Mengcopy dan Menghapus Directories
mkdir [directory name] Creates a new directory
ls -d */ Lists all directories within current directory
cp -r [directory] [new directory] Copies a directory and all files/directories in it
Mencari Files dan Directories
find . -name [filename] -print Searches for a file starting with current directory
grep [text] [filename] Searches for text within a file
File dan Directory Permissions
0 = --- No permission
1 = --X Execute only
2 = -W- Write only
3 = -WX Write and execute
4 = R-- Read only
5 = R-X Read and execute
6 = RW- Read and write
7 = RWX Read, write and execute
chmod 604 [filename] Minimum permissions for HTML file
chmod 705 [directory name] Minimum permissions for directories
chmod 755 [filename] Minimum permissions for scripts & programs
chmod 606 [filename] Permissions for data files used by scripts
chmod 703 [directory name] Write-only permissions for public FTP uploading


installasi linux server
F.X Michael I B.K on February 21st, 2010
Untuk instalasi server, bisa pake pilihan Operating System apa aja, tergantung kebutuhan dan budget, OS yang tersedia antara lain:

1. Windows Server Family
Operating system buatan Micro$oft, bisa diliat dari $ nya, operating system ini mempunyai harga cukup mahal, dari sisi kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan, dan juga licensing dari OS ini. Budget dari OS Windows ini cukup besar, tetapi punya keuntungan kemudahan dalam sisi management, karena berbasis GUI. Kekurangannya cukup banyak jg, mengingat celah keamanan OS ini cukup banyak, dan juga rakus resource komputer.

2. Linux Server
Bersifat open source, tersedia banyak distro pengembang OS ini, antara lain RedHat, Suse, Debian, dll. Sistem operasi ini terkenal dengan "low budget" operating system, mengingat OS ini lebih bersifat teks mode (walaupun ada GUI) tapi untuk beberapa distro tertentu, GUI tidak merupakan pilihan default OS ini. Kelebihannya OS Linux murah, dan tidak rakus resource komputer. Kekurangannya, karena bersifat open source, jadi pengguna harus lebih berhati2 dalam menggunakan program2 karena source code nya tersedia banyak di internet.

3. FreeBSD Server
Hampir sama dengan Linux, hanya FreeBSD berbeda "core" dengan Linux, karena berbeda pengembang. FreeBSD adalah Free Version dari operating system BSD yang dikembangkan oleh Berkeley Software Development. Cukup tangguh, tapi masih banyak yang menganggap OS ini cukup kaku dan sulit, padahal tidak jauh berbeda dari Linux.

4. BSDi
Termasuk OS mahal, tetapi cukup tangguh dan reliable.

5. SunOS
Idem sama BSDi

6. OS/2
Mahal dari sisi licensi, buatan IBM, tapi merupakan salah satu OS yang handal juga.
dan masih banyak OS lainnya, yang akan saya bahas disini adalah OS Linux.

Yang perlu diperhatikan untuk melakukan instalasi Server Linux:

1. Siapkan OS Linux, silahkan pilih distro yang diinginkan bisa Slackware, Debian, Suse, atau RedHat. Masih banyak distro lainnya, tp untuk yang aman sih saya sarankan distro diatas karena sudah teruji kelayakan nya.

2. Linux mempunyai filesystem yang berbeda dengan OS lain, untuk instalasi OS ini, Linux menggunakan filesystem utama ext2, ext3, reiserfs(optional), dan swap. Untuk membuat filesystem dilinux, dalam teks mode dapat menggunakan perintah "cfdisk" atau "fdisk".
Filesystem utama yang dibutuhkan linux yaitu:
- Linux swap, ukuran 2x dari ukuran RAM (list dari id filesystem ini adalah 82)
- Linux yang akan digunakan sebagai root filesystem (filesystem utama, atau Drive C), dibuat sebagai Primary Partition. jumlahnya bebas, tp yang perlu diingat, full instalasi OS Linux membutuhkan sekitar 10Gigabytes, jadi pastikan root filesystem anda mempunyai ukuran 10Gbytes.
- Linux yang akan digunakan sebagai partisi tambahan (seperti drive D, E, dst), dibuat sebagai Primary/Extended Partition.
Linux tidak mengenal Drive, seluruh partisi yang dibuat akan diletakkan di suatu tempat, yang bernama "mount point".
Semisal ada 3 partisi yang anda buat, 1 nya adalah Linux swap, 2 lainnya dapat diletakkan di mount point utama "/" atau Drive C, kemudian lainnya dapat diletakkan di mount point lain seperti "/home". "/var", dsb.

Referensi lengkap tentang filesystem, dapat anda baca di http://tldp.org/HOWTO/Partition/

3. Tidak semua distro Linux menggunakan fasilitas GUI pada saat instalasi, ada yang bersifat teks mode, seperti Slackware. Distro lainnya seperti Redhat, Debian dan Suse sudah menggunakan GUI pada saat instalasi. Pastikan anda familiar dengan perintah2 dasar linux.

Referensi lengkap tentang perintah dasar linux, silahkan lihat di http://www.comptechdoc.org/os/linux/usersguide/linux_ugbasics.html

4. Linux memberi nama hardware/device dengan istilah yang berbeda, tidak seperti Windows. Untuk dapat melihat suatu device harddisk misalnya, linux memberi nama dengan istilah "dev". Untuk harddisk ATA/IDE, linux memberi nama harddisk tersebut /dev/hdx, dimana x tergantung dimana harddisk tersebut tersambung, apakah di primary master, atau di primary slave, secondary master atau di secondary slave. Urutannya adalah:
- Primary Master (ATA): /dev/hda (SCSI/SATA): /dev/sda
- Primary Slave (ATA): /dev/hdb (SCSI/SATA): /dev/sdb
- Secondary Master (ATA): /dev/hdc (SCSI/SATA): /dev/sdc
- Secondary Slave (ATA): /dev/hdd (SCSI/SATA): /dev/sdd
Pada linux, harddisk/drive akan di"mount" pada suatu tempat yang disebut "mountpoint". Untuk versi GUInya, akan lebih mudah membaca isi drive/harddisk.

Untuk mengecek apakah hardware komputer anda teridentifikasi dengan benar oleh OS Linux, gunakan perintah "dmesg | more" untuk melihat informasi identifikasi hardware oleh OS Linux. Pastikan seluruh hardware anda sudah teridentifikasi dengan benar oleh Linux, sehingga proses Instalasi dapat berjalan lancar.

Referensi Informasi tentang perintah dmesg: http://www.linfo.org/dmesg.html

6. Jika memang hardware yang dipakai tidak didukung oleh Os Linux, silahkan coba cari drivernya dahulu untuk versi Linux, karena driver hardware untuk versi Windows berbeda dengan Linux. Cara instalasi driver untuk Linux cukup sulit, paling nggak, coba cari di google.com untuk instalasi driver dari hardware bersangkutan.

7. Paling nggak, bisa bahasa Inggris dikit2, ini membantu karena tutorial lengkap mengenai linux dan troubleshootingnya banyak dalam bahasa Inggris.

Nih sedikit banyak referensi untuk Install Server Linux sayangnya dalam bahasa Inggris:
http://www.yolinux.com/TUTORIALS/LinuxTutorialRedHatInstallation.html












Open Office 3.0 Final telah resmi direlease pada hari Senin, 13 Oktober 2008, tapi sebelum itu file instalasinya sudah diupload di berbagai server di seluruh dunia. Aku mengintall Open Office di Ubuntu 8.04 Hardy Heronku.. semoga berhasil.

Langkah pertama adalah melakukan proses uninstall pada Open Office versi sebelumnya :

sudo apt-get remove openoffice*.*

Sedangkan langkah Instalasinya adalah

Install Open Office 3.30 Final pertama-tama dimulai dengan perintah pengambilan paket instalasi di Link atau mirornya. ( tersedia juga di Link)

* Perintah download paket instalasi pada terminal (besar file instalasi adalah 147 M):

wget http://kambing.ui.edu/openoffice/stable/3.0.0/OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

* Lakukan untar file

tar -xvzf OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

* buka direktori

cd OOO300_m9_native_packed-1_en-US.9358/DEBS/

* lakukan Perintah Instalasi

sudo dpkg -i *.deb

Sekarang kita perlu membutuhkan perintah untuk memasukan Open Office pada menu :

cd desktop-integration
sudo dpkg -i *.deb

Cara Mengirim FAX Via KOMPUTER

Untuk dapat mengirim fax yang berupa file doc atau apapun anda sebenarnya bisa melakukan langsung lewat komputer dengan syarat komputer sudah disetup untuk piranti fax dan dilengkapi dengan modem.Untuk mengaktifkan piranti fax pada windows xp dilakukan dengan cara berikut :

1. Masukkan cd master windows xp yang sesuai dengan yang dipasang di komputer apakah sp1 atau sp2.
2. Buka control panel -> add or remove progams
3. Klik add/remove windows components
4. Isi tanda centang pada fax service kemudian klik next
5. Jika sudah selesai proses klik finish

Untuk mengecek apakah fax service sudah terinstall anda dapat melihatnya distart -> printer & faxes. Apakah sudah ada gambar faxnya.

Untuk mengirim fax :

1. Buka jenis program apapun yang sesuai dengan file yang akan dikirim, apakah doc, xls, dll
2. Untuk extension doc anda pasti akan membuka microsoft word.
3. Buka microsoft word, jika sudah selesai, klik File -> Print
4. Untuk jenis printernya anda pilih "fax"
5. Masukkan nomer tujuan.
6. Document anda sudah terkirim ke fax tujuan.

Trik Windows

Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yang dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Di antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya.


Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang kami sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik, termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini, akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja.
Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang.

Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari penyebaran virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak. Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk memperbaiki keamanan pada Windows.

Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah demi langkah dalam tulisan ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa di-download dari beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda, seperti biasa semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini disertakan dalam CD PC Media.
Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC Media.

Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap!

Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan

01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.

02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove Windows Component dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.

03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting Windows secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, Klik Start|All Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore point.

04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.

05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my computer up to date.

06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft sudah menyediakan
tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.

07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang kembali card setelah instalasi selesai.

08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the All Programs and the Start Menu.

09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.

10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties. Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.

11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik.
Lihat versi terbarunya di www.microsoft.com/windows/directx.

12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support Plug-and-Play.
Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.

13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.

Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.

Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.

14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.

15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification… dan klik OK.

16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.

17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga dilakukan di key RegCompany.

18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.

19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.

20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message.
Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik Send.

21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik Properties.
Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network by limitting or preventing access to this computer from Internet.

22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada.
Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer server.

23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.

24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.

25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK

26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information.
Pilih menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.

27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww internet sites to uniquely your player.

28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.

29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay.
Kemudian disable autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.

30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada komputer.

31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.

32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume control in the Taskbar dan klik OK.

33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih option yang tersedia.

34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down akan berlangsung sedikit lebih lama.

35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types.

36. Menghapus Komponen yang Terinstal
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.

37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.

38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.

39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic dari Theme list.

40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.

41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.

42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.

43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.

44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.

45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e, /select, C:\ dan klik OK.

46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start Menu.

47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.

48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo kemudian klik OK.

49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened documents.

–> STEP BY STEP

50. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara user lain login.
Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan enable Use Fast User Switching.
Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry di direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.

51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.

Pengaturan Multiple User

52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del, kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users.
Klik kanan nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.

53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On the Guest Account.

54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.

55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System. Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.

56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.

57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My Documents\Other Places area.

58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2 dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never expires.

59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.

60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account. Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai wizard.

Pengaturan File dan Folder

61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder.
Beri nama dan drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.

62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya, buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi untuk konfirmasi.

63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.

64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas harddisk bisa dihemat.

65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.

66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan memilihnya, kemudian menekan tombol F2.

67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder yang sering diakses.

68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.

69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.

70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh system restore.

71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.

72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK untuk menyimpan hasil setting.

73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image. Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan seterusnya.

74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan menerima faks?
Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax Console untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim, termasuk setting dan sebagainya.

Mengatur Kualitas Cetak

75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto dalam satu kertas.

76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya, buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda sesuai yang Anda butuhkan.

77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.

78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.

Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi

79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.

80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.

81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run. Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file self extraction.

82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.

83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang tersedia. Anda tinggal memilihnya.

84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid. Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.

85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen, Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.

Menghias Desktop

86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari pointer yang sesuai keinginan Anda.

87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my most recently opened documents.

88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga menutupi taskbar, tekan tombol F11.

89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.

90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.

91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area when connected menjadi enable.

92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia sesuai kebutuhan.

93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.

94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan tekan Enter.

95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop. Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut.

96. Daftar Shortcut
Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja sehari-hari menggunakan Windows.

[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle

Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System

Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar
Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.

97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.

98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.

99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar, memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan cepat diakses.

100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa fitur dalam Start Menu.

101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.

102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard navigation until I press the [Alt] key.

103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable option Use Toggle-Keys.

104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.

105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini. Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.

Memperbaiki Kinerja Komputer

106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best performance.

107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada pilihan berikutnya.

108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup, kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak perlu.

109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system tray.

110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan option Optimize for Performance.

111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor (ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini, maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.

112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.

113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda Administrative Tools. Buka fitur Performance.

114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator baru apa saja yang hendak ditampilkan.

115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.

116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat. Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement.
Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.

117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya, ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.

118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery Setting kemudian Edit.

119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk /?”.

120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer. Kamera digital Anda akan tampil sebagai
drive.

121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan, yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.

122 Mengatur Jadwal Perawatan
Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa dijadwalkan.
Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada. Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah satu dan klik Open.
Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule Task.

123. Gunakan utility gratis PowerToys dari www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here, Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide Show Wizard, dan Webcam Timershot.

124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.

125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup. Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah tidak digunakan lagi.

126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu. Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.

127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login atau Load at Windows Start tidak aktif.

128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.

Troubleshooting Sederhana

129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.

130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca detail file system pada kotak dialog yang muncul.

131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam AutoEndTask dengan nilai 1.

133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8 untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good Configuration.

134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya, klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat informasi kesalahan.

135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer. Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!

Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME

136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan disimpan dalam ekstensi.dun.

137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik OK, tahan tombol Shift.

138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.

139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows Explorer atau desktop.

140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda kutip.

141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari http://support.microsoft.com/?kbid=185949.

142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya. Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs| Accessories|System Tools|Tools.

143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.

144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan “scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga selesai. Kemudian keluar dari DOS.

145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong, pilih New|Folder. Isikan “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.

146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan setelah Windows di-restart.

147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.

148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.

149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat, tutup semua program sebelum melihat System Resource.

150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa diberi tanda petik.

99 Win xp Run Commands

ini adalah daftar 99 perintah untuk menjalankan aplikasi dari RUN pada windows XP

1. Accessibility Controls = access.cpl
2. Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl
3. Add/Remove Programs = appwiz.cpl
4. Administrative Tools = control admintools
5. Automatic Updates = wuaucpl.cpl
6. Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt
7. Calculator = calc
8. Certificate Manager = certmgr.msc
9. Character Map = charmap
10. Check Disk Utility = chkdsk
11. Clipboard Viewer = clipbrd
12. Command Prompt = cmd
13. Component Services = dcomcnfg
14. Computer Management = compmgmt.msc
15. Date and Time Properties = timedate.cpl
16. DDE Shares = ddeshare
17. Device Manager = devmgmt.msc
18. Direct X Control Panel (If Installed)* = directx.cpl
19. Direct X Troubleshooter = dxdiag
20. Disk Cleanup Utility = cleanmgr
21. Disk Defragment = dfrg.msc
22. Disk Management = diskmgmt.msc
23. Disk Partition Manager = diskpart
24. Display Properties = control desktop/desk.cpl
25. Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32
26. Driver Verifier Utility = verifier
27. Event Viewer = eventvwr.msc
28. File Signature Verification Tool = sigverif
29. Findfast = findfast.cpl
30. Folders Properties = control folders
31. Fonts = control fonts
32. Fonts Folder = fonts
33. Free Cell Card Game = freecell
34. Game Controllers = joy.cpl
35. Group Policy Editor (XP Prof) = gpedit.msc
36. Hearts Card Game = mshearts
37. Iexpress Wizard = iexpress
38. Indexing Service = ciadv.msc
39. Internet Properties = inetcpl.cpl
40. IP Configuration = ipconfig
41. Java Control Panel (If Installed) = jpicpl32.cpl
42. Java Application Cache Viewer (If Installed) = javaws
43. Keyboard Properties = control keyboard
44. Local Security Settings = secpol.msc
45. Local Users and Groups = lusrmgr.msc
46. Logs You Out Of Windows = logoff
47. Microsoft Chat = winchat
48. Minesweeper Game = winmine
49. Mouse Properties = control mouse
50. Mouse Properties = main.cpl
51. Network Connections = control netconnections
52. Network Connections = ncpa.cpl
53. Network Setup Wizard = netsetup.cpl
54. Notepad = notepad
55. Nview Desktop Manager (If Installed) = nvtuicpl.cpl
56. Object Packager = packager
57. ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl
58. On Screen Keyboard = osk
59. Opens AC3 Filter (If Installed) = ac3filter.cpl
60. Password Properties = password.cpl
61. Performance Monitor = perfmon.msc
62. Performance Monitor = perfmon
63. Phone and Modem Options = telephon.cpl
64. Power Configuration = powercfg.cpl
65. Printers and Faxes = control printers
66. Printers Folder = printers
67. Private Character Editor = eudcedit
68. Quicktime (If Installed) = QuickTime.cpl
69. Regional Settings = intl.cpl
70. Registry Editor = regedit
71. Registry Editor = regedit32
72. Remote Desktop = mstsc
73. Removable Storage = ntmsmgr.msc
74. Removable Storage Operator Requests = ntmsoprq.msc
75. Resultant Set of Policy (XP Prof) = rsop.msc
76. Scanners and Cameras = sticpl.cpl
77. Scheduled Tasks = control schedtasks
78. Security Center = wscui.cpl
79. Services = services.msc
80. Shared Folders = fsmgmt.msc
81. Shuts Down Windows = shutdown
82. Sounds and Audio = mmsys.cpl
83. Spider Solitare Card Game = spider
84. SQL Client Configuration = cliconfg
85. System Configuration Editor = sysedit
86. System Configuration Utility = msconfig
87. System File Checker Utility = sfc
88. System Properties = sysdm.cpl
89. Task Manager = taskmgr
90. Telnet Client = telnet
91. User Account Management = nusrmgr.cpl
92. Utility Manager = utilman
93. Windows Firewall = firewall.cpl
94. Windows Magnifier = magnify
95. Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
96. Windows System Security Tool = syskey
97. Windows Update Launches = wupdmgr
98. Windows XP Tour Wizard = tourstart
99. Wordpad = write